dengarlah dengarlah,
di luar sana
riuh gemerincing katak menari
tubuh berputar putar
sambil dendangkan lagu hujan
katanya“jarang-jarang lihat pak tani
tersenyum bahagia”
“jarang-jarang lihat ibu tani
tertawa lepas”
“dan jarang-jarang lihat anak desa
bersiul-siul memakai putih merah”
katak masih menari-nari
diguyur hujan..
tik
tik
tik…
hujan lenyap.
semua pulang ke kubangan masing-masing.
hening seketika..
semoga besok sawah masih menghasilkan padi
dan hujan masih melahirkan senyuman..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar