Hey kamu, iyaa kamu . . .
Kenapa kamu selalu ada difikiran ku ? Kenapa kamu selalu membuat ku tersenyum dan tertawa ? Kenapa kamu begitu istimewa dihatiku ? Kenapa kenapa kenapa ??
Kenapa kamu selalu ada difikiran ku ? Kenapa kamu selalu membuat ku tersenyum dan tertawa ? Kenapa kamu begitu istimewa dihatiku ? Kenapa kenapa kenapa ??
Ntah apa yang bisa membuat ku menyayangi mu dan mencintai mu, padahal kamu pernah mengecewakan ku sampai aku begitu terpuruk.. Mungkin orang-orang disekitar ku menilai aku ini aneh dan sebagainya karna masih mempunyai rasa sayang dan cinta terhadap kamu. Tapi, ini lah aku, aku adalah orang yang sangat sulit untuk bisa percaya, sayang dan cinta terhadap seseorang. Sekalinya aku bisa percaya, sayang dan cinta itu yaa sama kamu, dan aku gak akan bisa melupakan rasa itu secepat kau melupakan ku...
Ketika aku mengetahui bahwa kamu sudah memiliki pendamping hidupmu yang baru, aku merasa terhempas dari langit. Ntah apa yang aku rasakan saat itu, hancur, kacau dan fikirian ku seketika kosong. Yang bisa aku lakukan hanya menangis dan menangis. Haaah, aku juga sebenarnya tidak ingin lemah seperti ini, tapi apalah daya aku tidak bisa mengendalikan emosi ku saat itu.
Suatu ketika, handphone ku berdering dan ternyata ada pesan masuk. Ketika aku melihat dan membaca pesan itu, ternyata itu dari kamu, iyaaa kamu. Betapa senangnya hati ini ketika membaca pesan darimu, karna kita sudah tidak saling menghubungi selama 3 minggu. Sejak saat itu kami pun saling mengabari, walau hanya lewat pesan tapi aku sangat bahagia karna hubungan kita kembali membaik walau sekarang status kita hanyalah teman..
Hari demi hari kita lalui, kami pun semakin dekat semakin melupakan akan masa lalu kita. Tapi sesekali kita pernah membahas kenapa dulu seperti itu dan sebagainya. Dan dia pun menjelaskan kepada ku, kenapa dia mengambil tindakan seperti itu terhadap ku. Lama kelamaan, aku mengerti dan aku bisa menerima penjelasan dia itu.
Suatu hari, dia mengirimi ku pesan yang berisi kegalauan dia tentang hubungannya dengan sang pacar. Dia memberitahu bahwa dia sudah tidak memiliki hubungan special lagi dengan sang pacar. Begitu aku membaca pesan itu, aku hanya bisa kaget tidak menyangka bahwa hubungan mereka akan sesingkat ini, lebih singkat dari pada hubungan kita dulu. Aku mengira hubungan mereka akan langgeng bahkan sampai tua nanti. Tapi takdir berkehendak lain. Takdir mengatakan bahwa mereka harus menyudahi hubungan ini.
Well, singkat cerita . . .
Saat ini kami berusaha untuk menyatukan hati kita lagi, dan kami pun sudah pernah membicarakan tentang hati kita sebenarnya saat ini. Aku tidak mau membohongi perasaan ku, kalau aku memang masih menyimpan perasaan seperti dulu, seperti awal kita memulai hubungan. Tetapi kita masih membutuhkan waktu lagi untuk benar-benar meyakinkan hati masing-masing untuk kembali menjalin hubungan...
Finiiiisssh ..!!
NB: Tunggu cerpen atau Novel Part 2 yaaaa :)
xoxo,
Inna :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar