Sepenggal kata untuk Penghujung Masa Putih
Abu-Abu. . . .
Hampir genap satu setengah tahun aku menuntut ilmu di sekolah ini di SMA Negeri 101, Waktu yang tidak terasa ini membuat ku berada di penghujung masa SMAku , masa yang kadang membuatku merasa hidup ini hanya diisi dengan ribuan tawa tanpa ada kesedihan.
Aku tau ribuan tawa itu akan segera berakhir ,mungkin setelah diberikannya selembar kertas panjang (dari online) yang menandakan kita LULUS, aku benar-benar sangat sedih kalau mengingat hal itu akan segera terjadi. Aku sebenarnya sempat heran kenapa aku sangat sedih ketika akan meninggalkan sekolah ini , padahal sebenarnya aku tidak terlalu menyukai sekolah ini, setiap ada orang yang bertanya pada ku, apa yang kamu sukai di SMAN 101 ? aku selalu menjawab “teman-teman ku”, ada yang bertanya, apa yang akan kamu rindukan di SMAN 101 saat kau LULUS nanti? aku juga selalu menjawab “teman-temanku” aku tidak pernah sekalipun menjawab guru-guruku ataupun SMAN 101 itu sendiri, aku selalu bersugesti kalau yang aku sukai di SMAN 101 itu hanyalah teman-temanku, berpikir aku begitu sedih karena akan berpisah dengan teman-temanku padahal aku masih bisa ketemu mereka di luar sekolah, aku baru sadar bahwa aku bukan hanya menyukai teman-temanku tapi semua hal yang ada di sekolah ini guru-guru, pegawai tata usaha, pembersih sekolah, suasana sekolah ini dipagi hari,suasana kantin,suasana parkiran tempat ku memakirkan motor, sampai suasana lapangan yang biasa kulihat dari jendela di kelas ini semuanya dari gerbang depan sampai kantin belakang aku menyukai semuanya. Aku pasti akan merindukan semuanya,semua kenangan, semua hal.
Hampir genap satu setengah tahun aku menuntut ilmu di sekolah ini di SMA Negeri 101, Waktu yang tidak terasa ini membuat ku berada di penghujung masa SMAku , masa yang kadang membuatku merasa hidup ini hanya diisi dengan ribuan tawa tanpa ada kesedihan.
Aku tau ribuan tawa itu akan segera berakhir ,mungkin setelah diberikannya selembar kertas panjang (dari online) yang menandakan kita LULUS, aku benar-benar sangat sedih kalau mengingat hal itu akan segera terjadi. Aku sebenarnya sempat heran kenapa aku sangat sedih ketika akan meninggalkan sekolah ini , padahal sebenarnya aku tidak terlalu menyukai sekolah ini, setiap ada orang yang bertanya pada ku, apa yang kamu sukai di SMAN 101 ? aku selalu menjawab “teman-teman ku”, ada yang bertanya, apa yang akan kamu rindukan di SMAN 101 saat kau LULUS nanti? aku juga selalu menjawab “teman-temanku” aku tidak pernah sekalipun menjawab guru-guruku ataupun SMAN 101 itu sendiri, aku selalu bersugesti kalau yang aku sukai di SMAN 101 itu hanyalah teman-temanku, berpikir aku begitu sedih karena akan berpisah dengan teman-temanku padahal aku masih bisa ketemu mereka di luar sekolah, aku baru sadar bahwa aku bukan hanya menyukai teman-temanku tapi semua hal yang ada di sekolah ini guru-guru, pegawai tata usaha, pembersih sekolah, suasana sekolah ini dipagi hari,suasana kantin,suasana parkiran tempat ku memakirkan motor, sampai suasana lapangan yang biasa kulihat dari jendela di kelas ini semuanya dari gerbang depan sampai kantin belakang aku menyukai semuanya. Aku pasti akan merindukan semuanya,semua kenangan, semua hal.
Perpisahan, kita bisa menitihkan air mata hanya dengan membayangkannya. Semua
kenangan yang ada di sekolah ini bersama teman-teman yang tidak akan aku lupakan
,kita yang selalu saling menyemangati ketika begitu banyak tugas yang harus
kita kerjakan, menunggu satu sama lain, dihukum bersama, tertawa bersama,
melakukan hal-hal aneh, kerja kelompok ,semua hal yang pernah kita lakukan aku
tidak akan melupakannya juga kenangan aku dengan guru-guruku mungkin semuanya akan
berlalu tapi perpisahan ini tidak akan pernah hapuskan semua kenangan kerena
semua itu telah menjadi sejarah hidup kita.
Di penghujung perpisahan kita di SMA Negeri 101 ini, pertama aku ingin minta
maaf kepada guru-guruku, aku sering berbuat salah pada mereka, aku sering tidak
mendengarkan materi-materi yang mereka ajarkan, cerita dalam kelas, tidur
sampai dengar musik saat belajarpun pernah, sekali lagi aku mohon maaf dan
terima kasih karena telah mengajarkan banyak hal pada ku.
Kedua aku juga ingin minta maaf pada teman-temanku, mungkin aku pernah manyakiti kalian dan terima kasih buat kalian semua, yang tidak dapat aku sebutkan satu persatu. Terima kasih karena mau berteman dengan ku, Satu hal yang akan selalu ku ingat dari kalian yaitu kata “semangat” yang selalu keluar dari mulut kalian disaat aku mulai menyerah, aku berharap kita bisa bertemu kembali setelah LULUS dari sekolah ini, mudah-mudahan kita semua menjadi orang yang sukses.
Kedua aku juga ingin minta maaf pada teman-temanku, mungkin aku pernah manyakiti kalian dan terima kasih buat kalian semua, yang tidak dapat aku sebutkan satu persatu. Terima kasih karena mau berteman dengan ku, Satu hal yang akan selalu ku ingat dari kalian yaitu kata “semangat” yang selalu keluar dari mulut kalian disaat aku mulai menyerah, aku berharap kita bisa bertemu kembali setelah LULUS dari sekolah ini, mudah-mudahan kita semua menjadi orang yang sukses.
Karangan yang ku buat di penghujung masa
SMAku...
*PS : hari ini April 05 2012, dimana hari ini
sudah menunjukan H-11 menuju UN. Semangaatt semangatt kawan2 ku semuaa, semoga apa yang kita inginkan tercapai dan kita akan mendengar sebuah kata LULUS , amin )!!
Salam,
Inna :*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar